Cara Hitung Running Pace dalam Olahraga Lari


Berapa ya Running Pace Saya?

Setiap pelari memiliki kisaran running pace yang berbeda-beda, selain itu running pace akan tergantung dari total jarak yang ditempuh. Misal : pada jarak olahraga lari ato lomba lari 5K, 10K, 21K, Marathon atau Ultra Marathon. Namun ada pendapat yang menyebutkan untuk menemukan angka pace lari individual kita  yang mendekati valid, setidaknya total jarak yang harus ditempuh ketika mengukur pace tersebut minimal 5 km.

Dimana jarak 5 km merupakan jarak tempuh olahraga lari yang konon telah dilakukan oleh 90% dari populasi pelari di dunia..

Dan tentu saja ada beberapa faktor lain yang tak kalah menentukan seperti kondisi tubuh kita, lintasan, dll. Setelah menemukan angka pace lari, otomatis kita langsung inisiatif untuk membandingkannya dengan rata-rata pace orang kebanyakan. Cara mudahnya kita ambil saja patokan durasi lari rata-rata juara lomba lari 5 K sebagai ambang atasnya.

Okeee kita ambil rekor running pace paling ekstrim yang dipegang oleh Gallen Rupp dimana dapat melahap lintasan 5 K dalam waktu 13 menit.. WOW!! Itu berarti pace nya 2.6 SADISSS (13 dibagi 5)  😀 . Untuk ambang bawah kita pakai saja cut-off time lomba 5 K yaitu 40 menit-an yang berarti pace di sekitar 8 (40 dibagi 5), dengan rata-rata waktu tempuh finishing time di range 20-25 menit atau di range pace 5. Untuk mengetahui pace lari pada jarak tempuh yang lain bisa menggunakan rumusan dari pelatihan Greg McMillan.  Di link berikut http://www.mcmillanrunning.com/

Atau bisa juga dengan cara mengambil pace 5K sebagai patokan lalu mengalikannya dengan 1,15 untuk mengetahui pace di jarak 10K, atau mengalikannya dengan 1,2 untuk olahraga lari jarak Half Marathon atau mengelikannya dengan 1,3 untuk Marathon

*runtastis.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *