Review Handheld Bottle : Eiger UltraFlask


Handheld Bottle Eiger UltraFlask..

Dipasaran untuk ukuran handheld bottle biasanya berkisar di 10 oz atau 20 oz, umumnya 20 oz (600 ml). Meski secara berat, menurut saya idealnya di 300 – 400 ml, karena tangan masih dapat mengayun dengan nyaman. Untuk model valve-nya kebanyakan bite valve atau finger valve 🙂 . Namun ada resiko kotoran di jari tangan akan menempel di lubang valve, dan sekarang botol-botol ini sudah memiliki rumahnya yang dilengkapi dengan adjustable handstrap sehingga ketika mengenggam, botol akan terasa lebih effortless.


Runtastis Eiger Ultraflask 4Handheld bottle termasuk solusi hidrasi yang minimalis, bila dibandingkan dengan hydration belt dengan 1 atau 2 botol atau hydrapack yang lebih ekstrim dengan kapasitas 1,5 – 2 liter. Tapi bila anda memiliki celana lari dengan tali karet yang agak lebar dan lebih kuat seperti Salomon, Berghaus, Northface, anda bisa mencoba botol model pisang (seperti gagang telepon rumah). Dimana kita bisa menyelipkan bagian botol yang pipih tersebut ke dalam karet celana.. hmm sangat minimal, tapi kalo saya pribadi merasa apapun yang menempel dan membebani pinggang, di tengah lari akan terasa mulai menganggu dan lebih cepat membuat pinggang lelah.


runtastis Eiger Ultraflask 1Handheld bottle saat ini tidak hanya digunakan untuk lari jarak menengah seperti 5 km, 10 km atau Marathon. Namun dalam beberapa event lomba lari Ultra seperti salah satunya Timothy Olson seorang Ultra Trail Runner yang menggunakan handheld bottle UD (Ultimate Direction) pada ajang UTMB 2013, khusus untuk medan ekstrim dimana kita membutuhkan kedua tangan kita, misal untuk crawling atau memegang tali / ranting pada medan pendakian yang agak ekstrim tentu saja handheld bottle akan menjadi hambatan tersendiri.

Eiger UltraFlask sebetulnya sudah cukup lengkap dimana selain handstrap juga dilengkapi dengan kantung kecil yang serbaguna. Selain itu Ultraflask cukup adjustable untuk ukuran botol dan ukuran telapak tangan. Pada bottle holder pengikat bagian bawah menggunakan material yang elastis, sedangkan pada bagian atas menggunakan compression strap yang dapat diatur tingkat kekencangan nya, begitu pula pada bagian handstrap. Untuk botol bawaan dari Eiger- nya sendiri memiliki kapasitas 550 ml dengan diameter 6cm-an. Berdasarkan pengalaman, botol dengan diameter 7 cm lebih pas dipasangkan pada bottle holder ini. Pada bagian handstrap, Eiger Ultraflask agak berbeda dimana memiliki lapisan mid-mesh, jadi telapak tangan tidak langsung memegang badan botol, tapi langsung kontak dengan lapisan mid-mest tersebut, sehingga keringat dapat terserap.


Runtastis Eiger Ultraflask 3Material yang digunakan pada tali handstrap cenderung memiliki kontur permukaan yang licin, alhasil setelah dikencangkan beberapa saat kemudian tali tersebut akan mengendur, sungguh menyebalkan karena ini merupakan esensi kegunaan dari Ultraflask. Namun anda tak perlu khawatir, Eiger Ultraflask ini tetap dapat menjadi pilihan mengingat untuk barang sejenis harga dari Eiger Ultraflask ini termasuk yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan merk dari FuelBelt yang berharga 240 ribu-an atau Marmot / Ultimate Direction di harga 300 ribu-an ke atas. Harga resmi di counter Eiger tidak sampai 100 ribu, yakni 95 ribu. Kembali ke isu tali yang mudah mengendur, kita dapat mengakalinya dengan pengaplikasian velcro sehingga posisi tali akan terkunci. Secara keseluruhan material pada Ultraflask memiliki kualitas yang cukup baik, seperti material pada kantung, handstrap inner mesh.

Hanya saja selain masalah pada isu tali handstrap, PR berikutnya yang harus diperhatikan Eiger, mungkin pada mata resleting kantung kecil sebaiknya menggunakan model tali agar ketika berlari tidak menimbulkan efek-efek gemerincing. Dari material botol pun meski telah berlabel food grade sepertinya masih bersifat menyimpan bau. *)runtastis.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *