Review Sepatu Olahraga Lari Puma Faas 500 V2


Mari liat Review Sepatu Olahraga Lari Puma Faas 500 V2 ..

Nama Faas diambil dari Bahasa Jamaica yang merupakan serapan dari kata “fast”, Bahasa Jamaica dipilih agar lebih mewakilkan sosok atlit yang di-endorsenya, yaitu Usain Bolt. Seri Faas dari Puma pada awalnya lebih diperuntukan untuk race, namun ditawarkan dalam level cushioning (peredaman) yang berjenjang, mirip seperti level kepedasan keripik MakIcih. Nah, sesuai angkanya seri Faas 500 bersifat moderate (medium) dari segi level cushioningnya. Selain dari peredamannya, Puma Faas 500 V2 memiliki heel-drop yang cukup rendah, ada yang meng-klaim 4 mm dan ada juga yang memberikan hasil pengukurannya yang sebesar 6 mm.



runtastis puma faas 500 v2 1Bila melihat dari seri Puma Faas 350 yang memiliki heel-drop 4 mm, saya lebih cenderung untuk menganggap heel-drop dari Faas 500 V2 setinggi 6 mm. Dari sini bisa sedikit disimpulkan sepatu ini memiliki karakter gaya berlari zaman sekarang yang cenderung mengadaptasi teknik lari barefoot, dimana anti teknik pendaratan heel-strike.

Dari penampang sol luarnya sepatu ini hamper didominasi oleh material EVA foam yang sangat fleksibel dan ringan. Mirip dengan sepatu seperti Skecher dengan seri Go Run, atau Brooks seri Pure Project, dimana EVA foam mendominasi penampang sol luar sepatu dan hanya menempatkan hard rubber pada bagian yang bersifat high-wear (tingkat keausan yang tinggi). Dengan EVA foam yang mendominasi alhasil bobot sepatu akan menjadi lebih ringan. Khusus untuk ketiga model yang disebut sebelumnya, ketebalan dari lapisan solnya terbilang cukup moderat, sehinggamasih OK untuk keperluan lari jarak jauh. Yang saya rasakan agak special dari sol sepatu ini adalah pada bagian forefoot, kaki tidak mudah merasa fatique (capek).

Namun dari sisi running gait agak sulit merasakan sense pendaratan, yang secara tidak disadari memang berdampak pada kecepatan lari yang lebih lambat, meski sangat sedikit perbedaannya. Hal lain yang menarik adalah bentuk permukaan sol nya yang datar, permukaan yang datar menurut saya lebih aman dari efek gangguan hotspots yang bisa dapat dirasakan pada sepatu yang pada permukaan solnya terdiri dari sekumpulan pod-pod seperti Skecher Go Run, Saucony Virrata dan Brooks Pure Connect. Bila dilihat dengan seksama pada penempatan posisi hard rubber, secara tidak langsung mengindikasikan sepatu ini cenderung under pronator.Di counter Puma sendiri harganya berkisar di Rp 1 juta-an

Review Sepatu Olahraga Lari Puma Faas 500 V2

runtastis puma faas 500 v2 2Dari aspek dimensi, sekilas pada bagian depan, sepatu ini agak sedikit sempit khususnya bagi yang mempunyai kaki bagian depan yang agak lebar, namun jangan terlalu khawatir dengan menambah size 0.5 cm, jemari kaki dapat memilki ruang yang cukup. Khususnya untuk jari manis dan kelingking karena sebetulnya untuk ketinggian dari toe-box nya sendiri sudah cukup tinggi. Di area mid-foot menurut saya kaki tidak terlalu terkunci secara lateral (kanan-kiri), meskipun terbilang masih cukup nyaman. karena tinggi dari lidah sepatu hampir sama dengan tinggi punggung kaki, ditambah dengan busa pada lidah sepatu meski tidak terlalu heavy volumenya. Namun saya lebih suka model lidah yang tipis (seamless)/ 1 layer, karena rasanya lebih light dan fleksibel. Sedang untuk bagian tumit untuk brand Puma tidak perlu diragukan lagi, rata-rata model sepatu lari Puma memiliki desain heel-cup yang mampu mengunci tumit dengan sempurna.*)runtastis.com



 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *