Review Sepatu Olahraga Lari untuk Wanita : Brooks Ravenna 4 bagian 1


Review Sepatu Lari Wanita Brooks Ravenna 4…

Masih dalam rangka memperingati Hari Kartini, kali ini runtastis.com akan mereview sepatu lari Brooks Ravenna 4.


LINI PRODUK SEPATU LARI BROOKS:

Seri Ravenna, merupakan model sepatu lari tipe road yang bergenre stability, lebih spesifiknya sepatu ini berada di antara kuadran stability dan cushioned shoe.

Dari profil pengguna biasanya sepatu ini dipakai oleh pelari yang lebih sering berlari dalam jarak yang lumayan jauh (> 10 km) dengan pace moderat atau bagi pelari yang sekedar ingin recreational jogging saja. Meskipun sepatu ini memang tidak diperuntukan khusus untuk gender tertentu, namun di lapangan faktanya pengguna Brooks Ravenna ini lebih banyak didominasi oleh kaum wanita, wiiihhh Kartini’s Runner.

Nah kalo kita telisik dari segi bibit bebet bobot nya, sampai saat ini di pasaran Indonesia, Brooks Ravenna telah hadir dengan versi ke-5 nya. NAMUN baru-baru ini di pasaran US dan Eropa, Brooks Ravenna 6 sudah mengaspal. Dan untuk harganya sendiri Brooks Ravenna berada di kisaran 1,4-1,5 juta-an Rupiah.

Kalo kita liat secara jumlah serinya, sepatu Brooks bisa dikelompokann ke dalam 3 grup, grup pertama adalah sepatu yang telah memiliki seri di bawah 5, grup ke-dua di bawah 10 seri dan terakhir grup ke-tiga di atas 10 seri.

Untuk grup yang di bawah 5 seri: bisa kita temukan pada Brooks seri Pure Project yang bermoto “Natural Running” , ditambah beberapa varian baru seperti Transcend, dll. Biasanya untuk seri di bawah 10 berisi model-model sepatu yang agak-agak hybrid atau memadukan dua karakter sepatu, seperti Brooks Ravenna yang menyasar penyuka sepatu stability dan cushioning. Terakhir, grup ke-tiga didominasi oleh sepatu-sepatu legendaris seperti Brooks Glycerin, GTS, dll. Termasuk sepatu trail Brooks Cascadia yang baru aja keluar seri 11 nya.

………………………………………………………………………………………………………….

ANATOMI SEPATU LARI BROOKS RAVENNA 4:

runtastis brooks ravenna 4 perbandingan telapakDari tampangnya sepatu ini memang sangat konvensional a.k.a gambot atau rada-rada robotic, tak heran dari visualnya saja kita sudah bisa menebak kalo sepatu ini pasti deh  lumayan berat. Yup, memang sepatu ini agak-agak berat gimana gitu yaa. Berat resminya adalah: 11.1 oz. atau bila anda pernah memiliki sepatu Brooks Pure Line, maka berat sepatu ini akan 50-60% lebih berat.. widihhh

Sebagai sepatu berkategori supporting shoes , otomatis tebel sol nya bakalan gak nahan bro.. coba simak Not FUN FACT sebagai berikut, ketinggian tumit nya mencapai 3,5 cm-an.. WOW model catwalk. Untuk bagian depan / bola kaki gak mau kalah, dengan tinggi sekitar 2,5 cm-an. Dari sini terlihat selisih heel drop nya adalah sekitar 10 mm atau 1 cm. Kata beberapa pakar bila heel drop di atas 6 mm, biasanya pelari akan kesulitan menemukan bagian bola kakinya untuk didaratkan lebih awal ketika berlari. Singkatnya kita akan jadi Heel Striker..

Namun ada beberapa paham juga yang menilai kalo heel striker itu memang bukan suatu kejahatan, ASAL kaki kita tidak terlalu over ride (melangkah terlalu lebar), karena ada penelitian yang menghasilkan suatu hipotesa bahwa pelari yang memiliki telapak agak pendek biasanya cenderung menjadi heel striker.. hmm Wallahualam … bersambung


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *