Review Speedlaces Stopper Tali Sepatu Lari bagian 1


Speedlaces Stopper Tali Sepatu Lari ..

Pada saat lomba olahraga lari, mungkin hal-hal kecil seperti no BIB yang lepas, tali sepatu yang lepas atau bahkan sepatunya ikut lepas juga 😀 pasti akan sangat mengganggu “mood” ketika kita tengah menjalani suatu lomba olahraga lari. Apalagi kejadian lepas tali sepatu terjadi lebih dari satu kali, terutama pada event-event lomba olahraga lari Trail (Pegunungan). Seakan-akan di sepanjang lintasan lari kita menemukan station lainnya selain water station dan emergency station,yaitu Laces Station (station untuk mengikat tali sepatu) 😀 . Sebetulnya kejadian ini selain merugikan catatan waktu finish kita juga mengganggu pelari yang tepat di belakang kita.

Untuk menjaga agar tali sepatu tidak lepas biasanya beberapa dari kita mengakalinya dengan pola ikatan tali khusus, namun tak jarang pola ikatan tali khusus ini biasanya memerlukan efek selipan-selipan yang pada akhirnya mengorbankan kenyamanan kaki kita.

runtastis speedlaces 2Selain pola ikatan tali khusus, ada yang lebih advance yaitu pengaplikasian “stopper” seperti pada jaket-jaket olahraga yang bagian bawahnya menggunakan model “pangrot”. TAPI masalah yang muncul kemudian adalah daya kunci dari stopper tidak mumpuni karena biasanya kualitas dari stopper-stopper yang ada di pasaran (pasar konveksi 🙂 ) tidak begitu bagus. Hal ini tercermin dari harganya yg rata-rata di bawah 10 ribu rupiah, selain memang stopper tersebut tidak dikhususkan untuk tali sepatu.

Anggap saja kita menemukan stopper dengan kualitas yang baik, eitss tapi tunggu dulu bila tali sepatu masih menggunakan tali sepatu bawaan sepatu yang biasanya diameternya agak lebih besar otomatis kinerja stopper tidak akan maksimal. Selain secara pengoperasian akan seret dari sisi mekanisme penekanan perstopper pada tali pun tidak akan mengunci dengan baik.

Ini bukan iklan editorial lho, gambarannya adalah kira-kira seperti ini misal kita telah membeli sepatu lari dengan harga yang cukup fantastis atau sebut saja di atas Rp 1juta, namun gara-gara sepatu tali lepas rasa-rasanya experience nya akan buyar. Ibarat pepatah kerena nila setitik, rusak susu sebelanga.. So!! Secara psikologis extra cost sekitar 10% masih worthied demi ketentraman batiniah kita, khususnya ketika kita sedang mengikuti lomba olah raga lari.. bersambung .. *) runtastis.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *